Sumenep, Terarah.id – Founder Bani Insan Peduli (BIP), H Ali Zainal Abidin, mengumumkan bahwa organisasi sosial yang selama ini dipimpinnya resmi dibubarkan mulai hari ini.
Meski demikian, ia berharap semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama tidak ikut berakhir.
“Mulai hari ini BIP sudah dibubarkan. Meskipun BIP sudah tidak ada lagi, pesan yang ingin saya sampaikan adalah mari kita terus berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujar H Ali Zainal Abidin kepada **Terarah.id**, Rabu.
Selama berdiri, Bani Insan Peduli dikenal aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial di Kabupaten Sumenep. Beragam aksi kemanusiaan telah dilakukan, mulai dari menyantuni anak yatim, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga menyalurkan bantuan pada berbagai momentum sosial dan keagamaan.
Menurut H Ali, setiap langkah yang telah dilakukan bersama para relawan merupakan bentuk ikhtiar untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Baginya, nilai sebuah organisasi bukan hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi dari manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.
“Biarlah sejarah yang mencatat apa yang telah kami lakukan untuk anak yatim dan masyarakat. Kami bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan membantu sesama,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebab, semangat berbagi tidak harus terikat pada nama atau wadah tertentu, melainkan lahir dari ketulusan hati untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Dengan berakhirnya perjalanan Bani Insan Peduli, H Ali berharap nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini diperjuangkan tetap hidup dan menginspirasi banyak orang.
Menurutnya, organisasi boleh berakhir, tetapi semangat menebar kebaikan harus terus dilanjutkan oleh siapa pun dan di mana pun berada.(red)












