Sumenep, Terarah.id –– Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan Abrari, menilai pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan memiliki makna sejarah dan spiritual yang mendalam.
Menurut Hosnan, momentum pelantikan tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) yang lahir dari perjuangan para ulama besar Nusantara.
“Pelantikan PCNU Sumenep ini bukan hanya acara seremonial, tetapi penuh makna dan nilai sejarah bagi warga Nahdliyin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejarah berdirinya NU tidak bisa dilepaskan dari peran besar Syaichona Kholil Bangkalan yang memberikan tongkat kepada Kiai As’ad Syamsul Arifin untuk disampaikan kepada KH Hasyim Asy’ari.
Peristiwa tersebut, lanjut Hosnan, menjadi simbol restu dan dukungan ulama terhadap lahirnya organisasi Nahdlatul Ulama yang hingga kini tetap eksis menjaga keislaman dan kebangsaan.
“Momentum ini tentu mengingatkan kembali kepada sejarah besar NU yang didirikan oleh para ulama dengan perjuangan dan keikhlasan,” katanya.
Hosnan berharap kepengurusan PCNU Sumenep yang baru dapat terus menjaga nilai-nilai perjuangan NU, memperkuat persatuan umat, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PCNU Sumenep yang resmi dilantik dan berharap amanah dalam menjalankan tugas organisasi selama masa khidmat mendatang.(red)












