SUMENEP, TERARAH.ID– Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep Masa Khidmat 2025–2026 resmi dilantik dalam resepsi meriah di Islamic Center Sumenep, Sabtu (27/9/2025).
Pelantikan yang mengusung tema “PMII Next Generation Adaptive, Progressive, And Collaborative” itu dihadiri Ketua Umum PB PMII, Ketua Umum PKC PMII Jawa Timur, Forkopimda, alumni, serta ratusan kader PMII dari berbagai komisariat.
Ketua Umum PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh, dalam pidato perdananya menegaskan arah gerakan organisasi mahasiswa Islam terbesar di Sumenep ini. Ia menyoroti isu lokal yang mendesak, yakni nasib petani dan buruh tembakau yang hingga kini belum memiliki payung hukum daerah yang jelas.
“PMII Sumenep akan fokus mengawal lahirnya perda tembakau. Sebab selama ini petani dan buruh hanya dijadikan objek, padahal mereka adalah penopang utama perekonomian daerah,” tegas Khoirus Soleh.
Ia menambahkan, kepengurusan baru berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak petani dan buruh tembakau agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada kesejahteraan mereka. “PMII akan hadir sebagai mitra kritis pemerintah, sekaligus pengawal aspirasi rakyat,” sambungnya.
Khoirus juga menyoroti kontradiksi Sumenep yang kaya sumber daya alam namun masih menghadapi kesenjangan pembangunan. Menurutnya, perjuangan PMII tidak boleh berhenti di ruang wacana, melainkan harus bergerak bersama rakyat dalam memperjuangkan keadilan sosial.
“Momentum pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal perjuangan. Kami ingin memastikan PMII benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti petani dan buruh,” tutupnya.
Dengan sikap tersebut, PMII Sumenep meneguhkan posisinya sebagai agen perubahan sekaligus pengawal kebijakan lokal yang berpihak pada masyarakat kecil, terutama petani tembakau yang selama ini belum mendapat perhatian serius. (rus)









