PKK Dasuk Raih Juara Harapan I Lomba Cegah Perkawinan Anak

Avatar

SUMENEP, Terarah.id — PKK Kecamatan Dasuk sukses meraih gelar Juara Harapan I dalam Lomba Paaredi Cegah Perkawinan Anak tingkat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Pokja 1 TP PKK se-Kabupaten Sumenep dan berlangsung di Aula MAN Sumenep, Kota Sumenep.

Lomba Paaredi merupakan program edukasi yang bertujuan menekan angka perkawinan anak melalui pendekatan penyuluhan, komunikasi keluarga, serta penguatan peran masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu strategi PKK dalam mendukung terwujudnya keluarga berkualitas serta lingkungan sosial yang lebih protektif bagi anak.

Ibu Camat Dasuk, Heny Kusumawati, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim PKK Dasuk yang berhasil menampilkan performa terbaik.

Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti kesungguhan kader PKK dalam mengawal isu-isu penting terkait perlindungan anak.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena PKK Kecamatan Dasuk bisa meraih Juara Harapan I. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh kader yang konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya perkawinan anak,” ujar Heny

Menurutnya, upaya pencegahan perkawinan anak tidak hanya berhenti pada ajang lomba, tetapi harus diterapkan secara masif di tengah masyarakat.

PKK Dasuk, kata Heny, berkomitmen memperkuat sosialisasi dan pendampingan keluarga melalui kegiatan rutin desa maupun kecamatan.

“Ke depan, kami akan memperluas kolaborasi dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Kami ingin memastikan seluruh keluarga memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya menjaga masa depan anak,” tambahnya.

Sementara itu, panitia lomba mengapresiasi partisipasi seluruh kecamatan. Mereka menilai setiap peserta memiliki kreativitas dan gagasan yang kuat dalam merumuskan strategi pencegahan perkawinan anak, sehingga kompetisi berlangsung ketat namun tetap penuh semangat edukatif.

Keberhasilan PKK Kecamatan Dasuk diharapkan semakin memotivasi kader di seluruh wilayah Sumenep untuk terus mengembangkan program perlindungan anak.

Melalui edukasi dan pendampingan keluarga, angka perkawinan anak di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat terus ditekan demi menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya.(red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *