Annuqayah Tempat Lahir Tokoh NU, Kini Dipilih Menjadi Lokasi Konfercab Sumenep 2025

Avatar

Sumenep, Terarah.id — Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk kembali menegaskan peran historisnya bagi Nahdlatul Ulama (NU) setelah resmi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU Sumenep 2025

Pemilihan ini bukan tanpa alasan; Annuqayah merupakan pesantren tua yang telah melahirkan dua tokoh penting NU, di antaranya KH. M. Ilyas Syarqawi yang dikenal sebagai salah satu muassis NU Sumenep.

Didirikan pada 1887 oleh KH. M. Syarqawi dari Kudus, Annuqayah menjadi pesantren salaf yang sejak awal mengusung nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Pada 1933, Annuqayah menjadi salah satu pesantren pertama yang mengadopsi pendidikan formal melalui sekolah di bawah kepemimpinan KH. Ilyas Syarqawi.

Jejak historis dan kontribusi panjangnya pada pendidikan dan perjuangan keagamaan menjadi faktor penting penetapan pesantren ini sebagai pusat permusyawaratan tertinggi NU di tingkat cabang.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Konfercab hari ini, Ahad, 07 Desember 2025, dengan tema “Satu Fikrah, Satu Harakah.” Acara tersebut akan dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Forkopimda Sumenep, para masyayikh, dan tokoh masyarakat.

Ketua Panitia Konfercab NU Sumenep, Kiai A Kurdy Khan, memastikan persiapan telah mencapai 99 persen. Seluruh perangkat panitia, katanya, telah bekerja maksimal beberapa hari terakhir.

“Insyaallah besok Konfercab NU Sumenep siap digelar,” ujarnya, Sabtu, 06 Desember 2025.

Konfercab kali ini akan diikuti ribuan pengurus dan kader NU se-Sumenep. Undangan diberikan kepada peserta yang memiliki SK aktif, yang terdiri dari 5 perwakilan MWCNU sebagai peserta penuh dan 5 perwakilan Ranting NU sebagai peninjau. Berdasarkan hasil verifikasi PBNU, PCNU Sumenep masuk grade B sehingga pemilik hak suara hanya MWCNU.

Meski begitu, Ranting NU tetap memiliki peran penting dalam forum. Konfercab bukan hanya ajang memilih pimpinan, melainkan juga forum penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan pembahasan rekomendasi strategis NU Sumenep untuk lima tahun ke depan.

“Konferensi bukan sekadar memilih orang. Ada sidang komisi, penyusunan rekomendasi, hingga agenda besar organisasi,” tegas Kiai Kurdy.

Rangkaian Konfercab NU Sumenep 2025

08.00 WIB: Registrasi peserta dan pembukaan dengan sambutan PBNU.

10.30–11.30 WIB: Sidang Pleno I (Pengesahan Tatib dan Agenda).

12.30–13.30 WIB: Sidang Pleno II (Laporan Pertanggungjawaban PCNU 2020–2025).

13.30–15.00 WIB: Sidang Komisi (Keorganisasian, Rekomendasi, Keagamaan).

15.30–16.30 WIB: Sidang Pleno III (Pengesahan Hasil Komisi).

19.00–22.00 WIB: Sidang Pleno IV (Demisioner, Tabulasi AHWA, Penetapan Rais, Pemilihan Ketua PCNU).

22.00–23.00 WIB: Penutupan dan sambutan Rais serta Ketua Terpilih.

Pemilihan Annuqayah sebagai tuan rumah Konfercab 2025 makin menegaskan pesantren ini sebagai pusat intelektual, keagamaan, dan pelahir tokoh-tokoh strategis NU di Sumenep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *