Said Abdullah: PDIP Selalu Tempatkan Anak Yatim dan Janda di Posisi Terhormat

Avatar

SURABAYA, Terarah.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan janda dhuafa dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di Kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 anak yatim dan 50 janda dhuafa dihadirkan untuk menerima santunan dari partai berlambang banteng tersebut.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan agenda yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan Ramadan oleh PDIP Jatim.

Menurutnya, momentum Nuzulul Quran menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan para janda dhuafa.

“Marilah kita berdoa bersama agar DPD PDIP Jawa Timur dapat terus melaksanakan kegiatan ini setiap tahun pada peringatan Nuzulul Quran,” ujar Said Abdullah.

Ia menegaskan, bagi PDI Perjuangan, para janda dan anak yatim memiliki tempat yang sangat terhormat. Karena itu, partai akan selalu berupaya memberikan perhatian kepada mereka dalam berbagai kesempatan.

“Setidak-tidaknya, insya Allah dalam kesempatan apa pun dan dalam agama apa pun, kami akan selalu menempatkan ibu-ibu janda dan anak yatim di tempat yang terhormat bagi PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Said juga menyampaikan bahwa PDI Perjuangan dikenal sebagai partai yang dekat dengan wong cilik. Oleh karena itu, kegiatan berbagi dengan masyarakat kecil menjadi bagian dari komitmen ideologis partai.

“Ini kami lakukan karena ideologi kami. Kecintaan partai kepada wong cilik membuat kami ingin merayakan Nuzulul Quran bersama mereka, khususnya para janda dan anak yatim. Barokah itulah yang ingin kami raih bersama,” jelasnya.

Ketua Badan Anggaran DPR RI itu berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia juga berharap PDIP Jawa Timur tetap konsisten menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak kepada rakyat kecil.

“Semoga ini bukan Ramadan terakhir bagi kita semua. Insya Allah kita bisa bertemu kembali di Ramadan tahun depan. Mari kita saling mendoakan agar diberi umur panjang, umur yang barokah, dan dirahmati Allah SWT,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *