Berita  

Semangat Kartini, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep Ajak Perempuan Berani Berkarya

Avatar

SUMENEP, Terarah.id— Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai secara mendalam oleh Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati.

Ia menegaskan bahwa perempuan masa kini harus berani tampil, berkarya, dan mengambil peran strategis di berbagai bidang kehidupan.

Menurut dr. Erliyati, semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh RA Kartini tidak hanya sebatas simbol peringatan tahunan, tetapi harus menjadi dorongan nyata bagi perempuan untuk terus berkembang.

Ia mengajak perempuan, khususnya di Kabupaten Sumenep, agar tidak ragu menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

“Jadi perempuan jangan takut untuk berbuat. Kesempatan itu selalu ada, tinggal bagaimana kita berani melangkah,” ujarnya.

Sosok dr. Erliyati sendiri dikenal luas sebagai pemimpin yang tegas dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya di RSUD Moh Anwar.

Bahkan, ia kerap dijuluki “Ibu Risma Sumenep” oleh masyarakat, merujuk pada gaya kepemimpinannya yang disiplin dan penuh ketegasan.Julukan tersebut tidak datang tanpa alasan.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai pembenahan pelayanan kesehatan terus dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Ia menilai, perempuan memiliki peran penting dalam membawa perubahan, termasuk di sektor kesehatan.

Lebih lanjut, dr. Erliyati menuturkan bahwa perempuan saat ini memiliki peluang yang sama dengan laki-laki untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Oleh karena itu, ia mendorong agar kaum perempuan tidak membatasi diri dengan stigma atau keraguan.

“Perempuan harus percaya diri. Kita bisa berdiri sejajar dan memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat,” tambahnya.

Dalam peringatan Hari Kartini ini, ia berharap semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk terus belajar, bekerja keras, dan berani mengambil peran di ruang publik. Baginya, keberanian untuk memulai adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan.

Semangat Kartini, lanjutnya, harus terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia, khususnya di Sumenep. Dengan tekad dan kerja keras, perempuan diyakini mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *